Semangat Juang Saiful Muhjab, Presiden Mahasiswa BEM KM Unnes 2019

1
405

Kisah Inspiratif dari Saiful Muhjab, Presiden Mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) Unnes 2019

Pendidikan Bukan Segalanya, Tetapi Segalanya Berawal dari PendidikanPendidikan adalah salah satu hak kita sebagai manusia, pendidikan adalah pondasi utama pembangun bangsa. Maju-mundurnya sebuah peradaban, baik-buruknya moral generasi muda, tinggi-rendahnya kesenjangan sosial, semua berawal dari ‘Pendidikan’.

Di Indonesia pada umumnya ‘Ekonomi’ menjadi alasan mendasar bagi sebagian besar masyarakat dalam menentukan pendidikan.  Sebagian dari mereka yang mohon maaf ‘kurang mampu’ lebih memilih untuk bekerja setelah lulus dari SMA dibandingkan melanjutkan ke perguruan tinggi.

Namun hal tersebut tidak berlaku untuk Saiful Muhjab, atau akrab disapa Ipul, mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Konseling (BK) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang (FIP UNNES). Ipul menjadi salah satu contoh mahasiswa dari golongan keluarga yang kurang mampu namun memilih tetap berkuliah dengan segala kekurangannya. “Demi meraih cita-cita” ujarnya ketika ditanya alasan memilih melanjutkan kuliah setelah lulus SMA.

Walau demikian Ipul tidak menyangkal bahwa ekonomi menjadi salah satu faktor seseorang tidak melanjutkan pendidikan. Namun bukan berarti ia harus berhenti mencari cara untuk tetap mendapatkan pendidikan. Memang bagi Ipul pendidikan bukanlah segalanya, “Tetapi segalanya berawal dari pendidikan” imbuhnya.

Sosok Dibalik Gagahnya Presiden Mahasiswa BEM KM Unnes 2019

Kegigihan dan keyakinannya bahwa setiap dari kita sudah memiliki rezeki masing-masing membuat Ipul percaya diri dan sangat yakin untuk terus maju, dan keyakinannya itu terbukti, tahun 2015 Ipul diterima di Universitas Negeri Semarang dengan Beasiswa Bidikmisi.

Menunjukkan rasa syukurnya karena diberi kesempatan untuk melanjutkan pendidikannya ini, Saiful Muhjab tidak main-main dalam menimba ilmu. Tidak hanya dalam perkuliahan saja, Ipul memacu semangatnya untuk berkontribusi lebih besar lagi.

Tekatnya bulat, keaktifannnya dalam berorganisasi, kemampuannya dalam menghimpun rekan-rekannya membuatnya mendapat kepercayaan besar dari lingkungannya, tidak butuh waktu lama, setelah statusnya sebagai ‘mahasiswa baru’ sudah selesai, laki-laki asal Cilacap ini membuktikan keseriusannya untuk berkontribusi nyata, tahun 2017 Saiful Muhjab menjadi Ketua Himpunan Mahasiswa BK, tahun 2018 dia menjadi Gubernur BEM FIP.

Tidak berhenti sampai disitu, ketidak mampuannya benar-benar tidak membuatnya berhenti, kini ia lah yang berdiri gagah mengemban tugas sebagai Presiden Mahasiswa BEM KM Unnes 2019.

Kuliah, Kerja, Organisasi?

Pepatah mengatakan “Semakin tinggi pohon menjulang, semakin kencang angin menerjang”.  Tantangan dan permasalahan yang dihadapi Ipul sebagai sosok aktivis tentu semakin kompleks. Terutama dari segi kebutuhan hidup. Kesibukan dan posisinya membuat list kebutuhuan harian bertambah. Belum lagi Ipul harus berbagi dengan adiknya. Tentu saja Ipul tidak bisa hanya mengandalkan Beasiswa. Alih-alih menyerah dan putus asa dengan keterbatasan ekonominya, justru keterbatasannya membuatnya semakin tertantang, “Kadangkala ini yg menjadi daya ledak saya untuk lebih keras lagi dalam berusaha” Ujarnya saat diwawancara.

Ipul memutar otaknya untuk lebih kreatif, membuang gengsinya, menyimpan lelahnya, untuk melakukan pekerjaan tambahan apapun yang sekiranya bisa menopang hidupnya. Banyak jalan menuju Roma, tidak hanya diam dan berfikir, semua peluang yang muncul ia jalani. Mulai dari usaha Jual Beli Kertas Bekas, Membuka kedai Teh Tarik, semua dijalani. Bahkan sampai ia luangkan waktu untuk menjadi driver ojek online. “Semuanya saya lakukan dengan ikhlas dan sadar diri bahwa hidup ini memang keras dan penuh tantangan sehingga harus kita taklukanlah tantangan tersebut” imbuhnya.

Itulah Saiful Muhjab, yang namanya mungkin sudah tidak asing lagi bagi lingkungan FIP Unnes. Laki-laki kelahiran 20 Mei ini mengukirkan namanya sepanjang perjalanan pendidikannya di Universitas Negeri Semarang sebagai aktivis yang luar biasa, tidak heran jika sosok ‘ketua’ yang melekat pada dirinya sangat terasa.

Tips dan Trik UAS ala Navela, Mawapres 1 MIPA UNNES 2017

Mulai dari menjabat menjadi ketua HIMA BK Unnes pada tahun 2017, Gubernur BEM FIP Unnes tahun 2018, dipercaya menjadi Ketua Koordinator Wilayah II Ikatan Mahasiswa Keguruan dan Ilmu Pendidikan Seluruh Indonesia (IMAKIPSI) Jawa-Bali-Nusa Tenggara periode 2018-2020. Bahkan saat ini Ipul juga dipercaya mengemban amanah menjadi Presiden Mahasiswa Unnes 2019.

Lalu mana yang lebih penting? Kuliah, kerja, atau organisasi? Ketiganya sangat penting. ketiganya saling berkorelasi. Seperti Saiful Muhjab yang semangat melanjutkan kuliahnya, dan menunjukkan kontribusinya dengan aktif berorganisasi. Kemudian giat bekerja untuk tutupi kekurangan. Karena hak dan kewajiban itu berjalan beriringan.

Tidak Mengeluh dan Tidak Mengalah Pada Waktu

“Berat memang, tapi disinilah pembelajaran serta pendewasaan diri yang saya dapatkan.” tegas mahasiswa yang mengaku menyukai olahraga badminton ini.

Baca Juga : Cara Daftar Beasiswa LPDP

Bagi Ipul, sosok yang aktif belajar, berorganisasi, dan bekerja mandiri ini manajemen waktu menjadi sesuatu hal yang sangat penting untuk diterapkan. Dengan semua kesibukan yang dia miliki, tentunya tetap harus ada yang dikorbankan.

Cara Pendaftaran Beasiswa LPDP 2020 dan Tahapanya

Bukan kuliah, organisai, atau pekerjaan yang dikorbankan. Ipul lebih memilih mengorbankan waktu istirahatnya untuk melakukan aktivitas produktif lainnya.

“Tak jarang, selama 24 jam saya hanya beristirahat sekitar 3-4 jam saja, selebihnya saya gunakan untuk kuliah, kerja, dan organisasi.” ungkapnya.

Ipul juga menambahkan bahwa semua kesibukan itu dia kerjakan tanpa keluhan, dan tentunya dia juga berharap apa yang dikerjakannya saat ini mendapatkan keberkahan dan menjadi ladang pahala.

“Semoga dapat menjadi ladang pahala untuk orangtua saya dan orang-orang disekitar saya Aamiin.”

Begitulah sosok Saiful Muhjab yang masih tidak menyerah pada kekurangan. Menjalani kehidupan sebagai mahasiswa BK, sebagai seorang Presiden Mahasiswa Unnes 2019, sekaligus sebagai Driver Ojek Online. Kuncinya tidak pernah mengeluh dan tidak mengalah pada waktu. (Finda)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here