Ini Pesan Menristekdikti Saat Konferkom IPNU-IPPNU Unnes

0
129

teraskita- Rekan-rekanita IPNU-IPPNU Universitas Negeri Semarang patut berbangga, pasalnya Rapat Anggota Komisariat (RAK) dan Konferensi Komisariat (Konferkom) kader muda Nahdlatul Ulama kampus Konservasi pada Rabu (2/01) kedatangan tamu istimewa yakni Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Prof.H.Mohamad Nasir, Ph.D. Ak. Dihadapan peserta M Nasir dalam sambutannya memberikan pesan-pesan khusus kepada rekan-rekanita IPNU-IPPNU Unnes agar siap menghadapi tantangan saat ini.

1.Menangkal Radikalisme
Menristekdikti M Nasir dalam pidato dihadapan rekan dan rekanita IPNU-IPPNU Universitas Negeri Semarang meminta mahasiswa menjadi garda terdepan menangkal radikalisme. Mantan rektor Undip ini mengutip sebuah survei 23 % mahasiswa setuju adanya khilafah dan mengganti UUD 1945 yang membahayakan NKRI. Untuk itu, ia meminta agar mahasiswa membentengi diri dengan menerapkan 4 pilar bangsa yakni ; Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945.

2.Bonus Demografi
Mantan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Diponegoro ini juga menyinggung tantangan yang akan dihadapi bangsa Indonesia yakni bonus demografi dan kemajuan teknologi. Dengan jumlah penduduk Indonesia yang besar,apabila dikelola dengan baik maka Indonesia diprediksi dapat menjadi negara ekonomi terbesar keempat di dunia pada tahun 2050. Tantangan lain yang dihadapi adalah kemajuan teknologi yang semuanya serba online.

3. Inovasi dan Prestasi
Untuk menghadapi bonus demografi dan kemajuan teknologi M Nasir meminta mahasiswa untuk belajar dengan baik sehingga mampu mengukir prestasi. Mahasiswa pun diminta untuk mengeluarkan ide-ide terbaiknya sehingga lahir inovasi-inovasi baru yang dapat berkontribusi untuk kemajuan bangsa. M Nasir pun mengaku akan menerapkan pola “One Profesor Thousand Student”. Satu Profesor seribu mahasiswa. Maksudnya dengan pemanfaatan teknologi maka satu profesor dapat mengajar banyak mahasiswa.

4. Jadilah Penggerak
Dihadapan generasi penerus ajaran Aswaja  M Nasir juga berpesan untuk menjadi muharik atau penggerak. Gunakan kapasitas dan kompetensi yang dimiliki anak muda untuk menjadi penggerak lingkungan sekitar. Penggerak dalam artian menjadi generasi penerus bangsa yang membanggakan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here