Perkembangan Remaja, Ini Faktor Penghambatnya

Jika perkembangan di dalam diri remaja tidak bisa berkembang dengan baik sesuai dengan tahapan perkembangannya, maka remaja ini akan mengalami beberapa hambatan

0
194
ilustrasi, Sumber Istimewa

Oleh: Kholifah Umi S. S.Psi.
Mahasiwsa S2 Universitas Diponegoro

Masa Perkembangan Remaja adalah masa yang sangat penting, karena masa ini akan menentukan masa depan si remaja.

Menurut WHO, remaja adalah penduduk dalam rentang usia 10-19 tahun, menurut Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 25 tahaun 2014, remaja adalah penduduk dalam rentang usia 10-18 tahun dan menurut Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) rentang usia remaja adalah 10-24 tahun dan belum menikah.

Kemudian Menurut Santrock, awal masa remaja dimulai pada usia 10-12 tahun, dan berakir pada usia 21-22 tahun. Ada perubahan fisik yang terjadi pada fase remaja yang begitu cepat, misalnya perubahan pada karakteristik seksual seperti pembesaran buah dada, perkembangan pinggang untuk anak perempuan sedangkan anak laki-laki tumbuhnya kumis, jenggot serta perubahan suara yang semakin dalam.

Perubahan mentalpun mengalami perkembangan. Pada fase ini pencapaian identitas diri sangat menonjol, pemikiran semakin logis, abstrak, dan idealistis, dan semakin banyak waktu diluangkan di luar keluarga (Santrock, 2002).

Tanda-tanda Hambaran Perkembangan Remaja

Jika perkembangan di dalam diri remaja tidak bisa berkembang dengan baik sesuai dengan tahapan perkembangannya, maka remaja ini akan mengalami beberapa hambatan atau masalah di dalam perkembangannya. Permasalahan atau hambatan remaja ini ditandai dengan beberapa hal diantaranya dalam perkembangan fisik seperti: cacat fisik atau disabilitas, obesitas, bertubuh pendek, dan lain sebagainya.

Hambatan mental atau psikologis yang dialami remaja diantaranya: depresi, pemikiran ingin bunuh diri, serta gangguan mental lainnya. Kemudian hambatan sosial yang dialami remaja seperti: perilaku bullying, relasi sosial yang tidak bagus, menarik diri dari lingkungan, melanggar lalu lintas, berjudi, membolos, memakai narkoba dan perilaku lainnya yang tidak sesuai dengan nilai dan norma yang ada di masyarakat.

Terjadinya hambatan atau masalah terhadap perkembangan remaja tentu saya dipengaruhi oleh beberapa faktor, mulai dari faktor dalam diri individu maupun faktor eksternal seperti lingkungan yang ada di sekitarnya. Beberapa faktor penyebab gangguan pada remaja diantaranya:

Faktor Penyebab Gangguan Fisik Remaja

a.    Kecelakaan

Hasil penelitian dalam Setyowati, Firdaus, & Rohmah (2018) menunjukkan angka kecelakaan sebesar 30,8%, alasan penggunaan berkendara bermotor ke sekolah dikarenakan tidak ada yang mengantar sebesar 39,4%, jarak sekolah yang jauh 11,7%.

b.    Hereditas atau Keturunan

Faktor keturunan antara lain gen yang mempengaruhi tinggi badan, berat badan, warna kulit, warna mata dan warna rambut (Sabariah, 2017).

c.    Sistem Endoktrin

Remaja yang mengalami kekuarangan hormon pertumbuhan, maka akan menjadi seperti kerdil. Sedangkan yang kelebihan hormon pertumbuhan akan menjadi terlalu besar (Sabariah, 2017).

Faktor Penyebab Masalah Psikologis yang Menghambat Perkembangan Remaja

Ilustrasi, Sumber : tribunjualbeli.com

Faktor penyebab masalah psikologis remaja diantaranya kontrol diri yang rendah dan susahnya penerimaan diri. Remaja yang tidak memiliki kontrol diri yang baik jika mereka dihadapkan dengan masalah perceraian orang tuanya, maka dia akan lebih merasa sensitif dan lebih mudah marah sehingga meningkatkan resiko stres di usia muda (Maleck & Papp, 2015).

Kemudian menurut Stahl (2004) menyebutkan bahwa remaja dari orangtua yang bercerai dan tidak memiliki penerimaan diri yang baik tentang kehidupan maka bisa menjadikan remaja berpotensial mengalami ketidakaturan waktu makan dan tidur, depresi, bunuh diri, kekhawatiran hilangnya keluarga, cenderung kurang bertanggung jawab, merasa bersalah dan marah.

Faktor Penyebab Masalah Sosial Hambatan Perkembangan Remaja

BACA JUGA : 5 Zat yang Mampu Membentuk Gen yang Sehat

a.    Pola Pengasuhan Orangtua

Hasil penelitian Sunaryanti (2016) menjelaskan bahwa terdapat hubungan antara pola asuh orang tua dengan kenakalan remaja.

b.    Problematika Keluarga

Kurangnya dukungan keluarga seperti kurangnya perhatian orangtua terhadap aktivitas anak, kurangnya penerapan disiplin yang efektif, kurangnya kasih sayang orangtua dapat menjadi pemicu timbulnya kenakalan remaja (Santrock,2007).

c.    Pengaruh Teman Sebaya

Memiliki teman-teman sebaya yang melakukan kenakalan meningkatkan risiko remaja untuk menjadi nakal (Santrock,2007).

d.   Internet dan Media Informasi Lainnya

Banyak kasus di Indonesia tentang kekerasan dan kejahatan seksual pada remaja yang baik pelaku maupun korbannya adalah remaja akibat eksposure terhadap situs-situs internet yang tidak dikontrol oleh orangtua maupun orang dewasa lain yang bertanggungjawab terhadap perkembangan remaja di Indonesia (Mulyadi dalam Budhyati 2012).

Cara Mencegah Terjadinya Hambatan Perkembangan Remaja

Ilustrasi, Sumber Sehatfresh.com

Banyaknya masalah remaja dan faktor penyebabnya maka diperlukan kerjasama semua pihak, terutama orang tua untuk mencegah ataupun mengatasi hambatan yang terjadi pada remaja.

Ada beberapa cara untuk mencegah atau mengantisipasi perilaku tersebut, diantaranya: remaja bisa menyalurkan energinya dalam berbagai kegiatan positif, seperti berolahraga, melukis, mengikuti event perlombaan, dan penyaluran hobi. Kemudian keluarga, guru, teman sebaya bisa memberikan motivasi atau menjadi figure yang positif untuk remaja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here