Embung Kampus “Tak Terurus”, Mahasiswa Unnes Turun Tangan

0
161

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) komisariat Fatahillah-Soshum Universitas Negeri Semarang (Unnes) dan Unit Kegiatan Mahasiwa (UKM) Mahsiswa Pecinta Alam (Mahapala) Unnes menggelar aksi bersih-bersih Embung Unnes, Sabtu (29/09) pagi. Aksi bersih-bersih embung dimulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 11.30 WIB yang diikuti oleh 15 mahasiswa.

Willy WIjaya sebagai Ketua Komisariat Fatahillah memaparkan alasan yang melatarbelakangi gerakan bersih-bersih embung Unnes ini. “Kami sangat prihatin dengan kondisi embung yang semakin kotor, banyak sampah ada plastic, daun, dan botol minuman, disamping itu warna air yang hijau bau yang tidak sedap, sehingga kami berinisiatif untuk membersihkannya.” Paparnya.

Embung yang difungsikan sebagai tandon air ketika hujan tidak dikelola dengan serius oleh pengelola kampus. Bau tidak sedap dan warna air yang hijau disebabkan karena sedimen kotoran yang mengendap didasar embung.

Sekar, salah satu anggota Mahapala mengakui bahwa pengelolaan embung masih sangat kurang. “Belum adanya jadwal rutin pembersihan embung dari sampah organic maupun non-organik, perlatan untuk membersihkan yang bahkan tidak ada, dan sedimen yang belum dikeruk dari dasar embung”,, sebutnya

Salah satu peserta, Aji, sangat mengapresiasi kegiatan bersih-bersih embung yang dilakukan oleh KAMMI dan Mahapala. “Alhamdulillah, masih ada yang peduli dengan kondisi embung, sekarang embung terlihat lebih bersih, tidak terlalu bau dan sudah nyaman kembali untuk digunakan berakaktifitas oleh mahasiswa dan masyarakat sekitar”.ujarnya

KAMMI dan Mahapala Unnes berharap agar embung bisa di perhatikan lagi baik oleh pengelola kampus dan mahasiswa, sehingga embung yang selama ini menjadi icon Unnes sebagai Universitas Konservasi bisa terus terjaga keasriannya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here