Dukung Kebumen Sebagai Kabupaten Inklusi, NR Foundation Selenggarakan Disability Social Club

0
11

Dalam rangka peringatan Hari Disabilitas Internasional Tahun 2021 NR Foundation menyelenggarakan “Disability Social Club”. Kegiatan ini bertujuan sebagai wadah aspirasi teman-teman disabilitas khususnya di Kabupaten Kebumen. Sekaligus sebagai wujud dukungan NR Foundation atas disahkannnya Kabupaten Kebumen sebagai Kabupaten Inklusi  dalam Perda Nomor 9 Tahun 2020.

Acara yang diselenggarakan pada minggu 19 Desember 2021 bertempat di Perpustakaan Daerah Kabupaten Kebumen, diikuti oleh puluhan penyandang disabilitas seperti penyandang tuna netra, tuna daksa, tuna grahita. penyandang down syndrome, teman tuli serta masyarakat umum.

Acara Disability Social Club ini dihadiri oleh sekertaris Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kebumen, Kasi Rehabilitasi Penyandang Disabilitas Dinas Sosial dan PPKB kabupaten kebumen, dan tamu undangan lainnya. Rangkaian agenda ini dibuka oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten kebumen, yang diwakili oleh sekertaris Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten kebumen.

Dalam sambutannya, ibu Wahyu Siswanti, M.Si mengatakan “Sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan ini. pihaknya juga telah menyiapkan fasilitas-fasilitas pendukung dalam menunjang pelayanan kepada teman-teman disabilitas dilingkungan perpustakaan daerah kabupaten Kebumen, beliau juga berharap kepada teman-teman disabilitas untuk senantiasa memberikan masukan guna meningkatkan pelayanan kepada teman-teman disabilitas.”

CEO NR Foundation, Mega Tri Mulyani mengatakan “Dalam 2 tahun terakhir NR Foundation telah ikut berperan aktif dalam program pemberdayaan teman-teman disabilitas, salah satunya yaitu Kajian Muslim Tuli Kebumen. Program ini dilatarbelakangi oleh curahan hati dari Mas Fajar, beliau mengatakan “Kami orang tuli ingin bias mengajari anak kita sholat dan baca quran, namun kami sendiri tidak bisa”. Mega juga menambahkan bahwa NR Foundation memfokuskan 3 hal dalam pendampingan disabilitas yaitu Sekolah disabilitas, Pendidikkan Keluarga dan Orang Tua Disabilitas, serta Economic Support Centre untuk penyandang disabilitas. Ia juga berharap aspirasi dari teman-teman disabilitas dapat ditindak lanjuti oleh para pemangku kebijakan, dan kita semua dapat ikut serta dalam program pemberdayaan teman-teman disabilitas

Para Peserta antusias mengikuti agenda Disability Social Club dengan rangkaian kegiatan berupa senam bersama jingle Indonesia Inklusi, pawai kebumen inklusi, uji aksesbilitas pelayanan public di Alun-Alun Kebumen dan di Perpusda Kebumen, Berbagi Stiker dan Masker kepada Pengunjung Alun-Alun Kebumen, Nobar Film Inklusi yang sekaligus menjadi ajang  memperkenalkan bioskop bisik kepada penyandang tuna netra, Panggung Menyanyi, Panggung Dongeng, Panggung Aspirasi Sahabat Disabilitas dan Berbagi Bingkisan

Pada kesempatan ini perwakilan dimanfaatkan oleh para penyandang disabilitas menyampaikan aspirasi mereka kepada perwakilan Pemda Kebumen yang hadir dalam acara tersebut.

Budi selaku penyandang tuna netra dan perwakilan dari ITMI, menyampaikan bahwa “Trotoar jalan di Kebumen beberapa sudah ada guiding block, namun banyak tertutup oleh pedagang kaki lima, selain itu juga akses guiding block yang belok karena adanya penutup selokan membuat kami kebingungan dan hampir terjatuh. Selain itu di tempat lain juga banyak guiding block yang terhalang tumbuhan. Rantingnya kadang berduri dan panjang-panjang, itu sangat menggangu”

Sementara Fajar selaku ketua Gerkatin dan perwakilan teman tuli, dengan Bahasa Isyarat yang diterjemahkan oleh Bisindo Budi Wicaksono mengatakan “Di Kebumen masih minim papan (informasi) penunjuk jalan yang bisa membantu kami, terkadang kami kebingungan karena keterbatasan kami dalam komunikasi. Selain itu, saat Jumatan kami kebingungan yang khutbah bahas tentang apa, harapannya ada penerjemah atau video tulisan tentang apa yang disampaikan.”

Aspirasi kepada Pemkab Kebumen disampaikan satu orang tua dari anak penyandang tuna daksa, dia mengatakan bahwa pelayanan untuk tuna daksa di perpusda ini sudah cukup baik. Meski demikian Ia berharap fasilitas yang ada untuk terus ditingkatkan

“untuk ramp sudah cukup nyaman untuk lewat namun cukup licin karena lantai keramik, harapannya unruk ramp teksturnya lebih kasar agar tidak licin.” Ujarnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here