Dirimu dan Perasaanku

0
156

Oleh KEKE FATMA

Menurutku, jatuh cinta itu sederhana. Tak melulu harus duduk berdua, saling tatap, bercanda, dan membahas apapun yang tak bermanfaat. Kita saling menyapa lewat salam dan doa saja membuatku berhasil jatuh cinta kepadamu. Tak harus kita bertemu dulu lalu jatuh cinta. Aku bisa jatuh cinta padamu sebelum kita bertemu.

Saat jarak menjadi pemisah kita, kesibukan masing masing membuat kita sulit berkabar, itu malah membuatku semakin kagum padamu. Aku kagum tentang caramu memperjuangkan masa depan, dan aku… aku ingin menjadi bagian dari masa depanmu itu.

Mas yang jauh disana, sebelum kamu tau tentang perasaanku. Aku ingin lebih dulu mengetahui isi hatimu tentang diriku, aku ingin tau bagaimana pandanganmu tentang diriku. Aku masih ingat, Kamu pun sempat mengirim pesan “ Dik, maafkan aku belum bisa pulang menemuimu lagi, Insyaa Allah tahun depan kita bertemu  jika ada kesempatan” begitu pesanmu waktu itu. Oh Ya Allah, hatiku berdebar seperti tak menyangka membaca isi pesan dari seseorang yang selama ini ku kagumi. Entah bagaimana caranya Engkau membuat dia berani mengirim pesan seperti itu, yang pasti itu bisa membuatku menahan rekahan malu bercampur bahagia di pipiku.

Percayalah, kita bukan lagi anak SMP yang mengatasnamakan cinta hanya untuk bersenang-senang. Kita sudah dewasa, harus berfikir jauh untuk kedepannya. Mas, bisakah aku meminta satu hal dari dirimu? Jika boleh, aku ingin satu kepastian perihal rasamu padaku. Sebagai wanita biasa, aku juga ingin tau kepastian darimu Mas. Bisakah? Bisakah dirimu memberiku kepastian tentang rasa ini. Karna jujur, aku kadang merasa bingung dengan sikapmu, sebenarnya aku dianggap apa dihidupmu? Adik kah? Temankah? Lebih dari itu kah? Atau hanya wanita biasa yang mengisi keosonganmu Mas? Ahh maaf. Aku berlebihan dalam hal ini, seolah aku memaksamu. Semoga saja apa yang terjadi nanti akhirnya akan menjadi sebuah pembelajaran untuk diri kita masing-masing. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here