Bersamamu lagi

0
151

oleh Keke Fatma

Tujuh bulan tak bersamamu, mengajarkan aku betapa indahnya sebuah kesabaran. Di awal awal memang berat ketika aku harus sendiri tanpamu, tapi ternyata, Masya Allah… Allah menghadirkan banyak teman baru, menghadirkan sumber kebahagiaan kebahagiaan lainya. Aku sungguh menjadi kuat saat ditinggal olehmu. Lalu, setelah aku menjadi kuat seperti ini, disaat aku yakin bahwa aku berhasil Move On, kamu kembali padaku. “Bisakah kamu percaya dan menungguku? Aku benar-benar ingin serius dengamu. Aku ingin berubah demi bersamamu Bunga”, begitu katamu menawarkan keseriusan dan dengan mudahnya aku percaya padamu.

Dan… Saat itu juga aku gagal Move On darimu. Ternyata selama ini aku hanya berusaha mengubur rasaku direlung hati, bukan menghapus sepenuhnya. Benteng yang ku buat selama Tujuh bulan tak bersamamu sirna begitu saja, aku lebih memilih menerimamu lagi. Karna disetiap rasa yang kau tawarkan tak pernah membuat getaran hatiku berubah, ia masih sama seperti pertama kali kita bersama.

Dengan kelemahan hati, aku menerimamu lagi. Entah isi hatimu, benar tulus atau tidak padaku. Yang pasti, ada sedikit keraguan yang menyelimuti otakku. Aku ragu, aku takut jika nantinya hal yang sama kembali ku rasakan. Hingga aku harus berusaha lagi belajar kuat, menata benteng yang berkali-kali sempat kau hancurkan. Dan nantinya aku sadar(lagi) jika aku memang terlalu bodoh untuk mengatasnamakan cinta padamu.

Kali ini, aku biarkan semesta yang mengatur semuanya. Kubiarkan semua berjalan semestinya. Tak kan ku paksa kehendakmu, aku hanya ingin semuanya baik-baik saja. Tak membuatmu berpura-pura takut kehilanganku lagi. Semoga saja, kegelisahan yang kerap kurasa hanya sebuah kerikil yang berusaha menghalangi rasaku padamu. Ku harap, tak ada lagi kata ditinggal atau meninggalkan diantara kita. Yaa..ku harap begitu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here