10 Kesalahan Ini Sering Terjadi Ketika Mebuat CV

0
9
Kesalahan dalam Membuat CV
Ilustrasi Sumber : Istimewa

CV merupakan dokumen yang sangat penting dalam mencari pekerjaan, namun begitu masih sering dijumpai Kesalahan-kesalahan dalam membuat CV

Mendapatkan sebuah pekerjaan merupakan cita-cita setiap orang. Terutama dimasa pandemi seperti sekarang ini. Banyak para pekerja yang di PHK dan ingin cepat mendapatkan pekerjaan baru. Selain mereka yang ingin mendapatkan pekerjaan baru karena di PHK pada pekerjaan lamanya, banyak juga para lulusan yang baru mendapatkan ijazah ingin mendapat pekerjaan. Baik mereka yang lulusan SMA maupun mereka yang lulusan sarjana.

Apa Itu Curiculum Vitae (CV)

Salah satu hal penting yang perlu disiapkan dalam mencari pekerjaan adalah CV. CV merupakan Singkatan dari Curriculum vitae merupakan daftar riwayat hidup yang berisi data dan informasi yang diperlukan untuk melamar pekerjaan.

Apa aja si yang harus tercantum dalam CV?

CV setidaknya haru berisi hal-ha berikut ini :

  1. data diri seperti nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, alamat, nomor telepon yang bisa dihubungi, alamat email
  2. riwayat pendidikan yang mencakup almamater dan gelar.
  3. pengalaman kerja mencakup posisi yang pernah ditempati, durasi bekerja, job description, perusahaan tempat bekerja, sertakan pula pengalaman kegiatan organisasi, sukarelawan, maupun magang
  4. keterampilan pendukung yang memuat keahlian dalam melaksanakan tugas dan pekerjaan.

Meskipun CV sangat penting dalam dunia mencari pekerjaan, ternyata banyak orang yang masih belum begitu paham dalam membuat CV yang benar. Hal tersebut mengakibatkan banyak terjadi kesalahan dalam pembuatan CV yang bisa saja mempengaruhi dalam seleksi melamar pekerjaan. Di kutip dari Glinhttp://glints.comts Berikut ini merupakan beberapa kesalan yang sering dilakukan dalam pembuatan CV yang dapat kita temukan :  Selain artikel 10 Kesalahan Ini Sering Terjadi Ketika Mebuat CV ini. Kami juga menyarankan kamu membaca artikel kami yang berjudul “Membuat CV Yang Baik, Perhatikan Beberapa Hal Ini

Kesalahan Yang Sering Terjadi dalam Membuat CV

Baca Juga : Kumpulan Tips dan Informasi Loker

Salah ketik alias typo saat membuat CV

Bisa diibaratkan CV adalah wajah kamu yang akan pertama kali dilihat oleh tim rekruter. Barang salah satu huruf pun seharusnya tidak terjadi di tulisan sifatnya formal, apalagi CV. Dengan banyaknya typo  tentu akan mengurangi penilaian dari tim rekruter. Karena dari tulisan bisa terlihat seperti apa karakter orang tersebut. Untuk menghindari typo atau salah penulisan saat membuat CV, kamu perlu meneliti kembali setelah CV selesai diketik. Beruntung jika kamu bisa menemukan teman yang bersedia untuk membaca hasil ketikan CV kamu dan mau menjadi editor.

Format kreatif yang tidak sesuai

Penggunaan font merupakan salah satu hal yang dapat menambah menarik pembuatan CV. Namun penggunakan font perlu disesuaikan dengan perusahaan yang akan kalian lamar. Perusahaan di industri kreatif seperti stasiun radio, perusahaan startupe-commerce, dan media biasanya tidak terlalu kaku dalam format CV. Namun kalau kamu akan melamar ke BUMN atau ikut seleksi CPNS biasanya menggunakan CV dengan font formal, jangan sampai membuat CV kreatif yang penuh warna dan kolom. Akan lebih tepat kalau kamu membuat CV sederhana namun tetap modern dari segi format.

Buatlah CV yang menarik walaupun formatnya bukan CV kreatif dengan pilih font yang tidak kaku namun tetap mudah dibaca. Hindari penggunaan font Times New Roman, karena font ini akan membuat rekruter illfeel dengan kepribadian yang terpancar dari CV kamu.

Informasi yang disajikan tidak Valid

Jangan menulis sesuatu yang tidak valid/tidak benar. Misalnya, IPK kamu hanya 3.20 tapi karena syarat minimal pekerjaan yang dituju adalah IPK 3.50. Lantas kamu menuliskan yang tidak sesuai fakta.meskipun tim rekruter memang tidak meminta langsung ijazahmu, tapi kesalahan ini sangat fatal kalau kamu terapkan saat membuat CV. Jujur dari hal kecil seperti ini akan jadi modal untuk mendapat kepercayaan yang lebih besar.

CV yang terlalu panjang, Sajikan Informasi yang Relevan saja

Membuat CV bukan menuliskan esai, perlu diingat oleh kamu ya, para jobseeker. CV yang terlalu panjang juga tidak menjamin kamu diterima oleh perusahaan, malah tim rekruiter akan sulit menemukan hal yang mereka butuhkan dari CV kamu. Jika data yang kamu miliki terlalu banyak kamu bisa membuat CV 2 lembar agar lebih mudah dibaca.

Hindari menuliskan hal yang menyangkut privasi

Hindari menuliskan sesuatu yang bersifat privasi. Sekalipun kamu punya kesan buruk dengan kantor atau perusahaan terdahulu, mencatumkan konten yang sifatnya tertutup untuk kalangan terbatas adalah hal yang tidak benar. Membuat CV bukan bertujuan untuk menimbulkan kontroversi atau membuka rahasia perusahaan ke ranah publik, makan kamu harus bijak memilih info yang akan dimasukkan ke CV.

Terlalu banyak informasi yang Kurang Relevan

Tidak perlu mencantumkan banyak informasi mengenai prestasi yang pernah kamu dapatkan. Meskipun sejak kuliah kamu sudah aktif organisasi dan memiliki banyak perstasi. Prestasi itu memang membanggakan dan patut dikenang, tapi tidak semua perlu kamu masukkan dalam CV. Terlalu banyak informasi akan menyamarkan poin utama yang mau kamu tampilan. Jadi, usahakan kamu membuat CV sesuai dengan posisi yang akan kami lamar.

Lupa melampirkan cover letter

CV dan cover letter adalah dua surat yang berbeda, dan sering kali perusahaan juga tidak langsung meminta calon pelamar untuk menyertakan cover letter saat mengirimkan aplikasi. Namun, kalau kamu membuat CV dan menyertakan juga cover letter tentu ada nilai tambah yang membedakan kamu dengan pelamar lainnya. Cover letter akan menjadi tempat kamu menjelaskan lebih banyak profil diri kamu yang tidak terlalu penting dijelaskan di CV. Kamu bisa gunakan cover letter sebagai ajang promosi diri dengan cara yang lebih berkelas tentunya, gunakan bahasa yang lugas dan tidak banyak basa-basi.

Konten CV yang terlalu objektif

Tujuan membuat CV adalah menarik rekruter untuk memanggil kamu mengikuti tes dan tentunya bisa lolos seleksi. Kamu butuh penerimaan secara profesional oleh perusahaan. Maka dari itu, ada baiknya kalau CV yang kamu buat juga tidak terlalu objektif, melainkan lebih banyak konten yang sesuai dengan profesi. Keinginan kamu untuk bekerja di suatu kota misalnya, bisa dijelaskan secara verbal di wawancara tanpa harus nyata-nyata menuliskannya di CV.

Berikan penjelasan spesifik, Sampaikan Kontribusi nyata yang bisa kamu berikan ke Perusahaan

Pertanyaan “Memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan Anda.”Sebaris kalimat ini sudah sangat familiar sejak lama di ranah pembuatan CV. Lebih baik kamu menuliskan kontribusi nyata yang bisa kamu tuliskan sebelum mulai membuat CV.Perusahaan akan lebih tertarik pada deskripsi pencapaian dan karakter diri kamu yang spesifik dibanding kalimat positif yang abstrak. Sekali lagi, ternyata kamu memang harus jujur pada diri sendiri juga saat membuat CV.

Membuat Satu CV untuk melamar berbagai di perusahaan adalah Kesalahan

Seperti yang sudah di bahas pada poin sebelumnya, format saat membuat CV yang kamu pilih harus sesuai dengan perusahaan atau jenis pekerjaan yang diincar. Poin ini berkaitan dengan persediaan CV di perangkat elektronik kamu. Menggunakan satu CV untuk melamar semua jenis pekerjaan tidak akan efektif. Kami sarankan untuk mendesain khusus CV untuk setiap peekerjaan yang ingin kamu lamar. Agar CV yang kamu buat menjadi relevan dan informasi yang disajikan dalam CV sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Selain memudahkan HRD dalam m enyeleksi, Hal ini tentu akan lebih menarik pihak perusahaan.

Demikian 10 kesalahan yang kerap terjadi dalam menulis CV. Nah setelah kamu membuat CV dengan baik, tentunya akan percuma jika CV yang kamu buat tidak dilirik oleh perusahaan. artikel kami yang berjudul Tips Mengirim Email CV Agar Dilirik Recruiter akan membantumu. Semoga dapat membantu kamu dalam membuat CV yang baik dan menemukan pekerjaan idamanmu. Semoga berhasil !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here