Bitcoin hingga Etherum Mulai Berada di Zona Hijau pada Akhir Pekan Ini

Setelah minggu lalu sang raja kripto terjun drastis di bawah 40.000 dolar AS, kini Bitcoin mencoba merebut kembali nilai 44.000 dolar AS. Sementara harga altcoin Shiba Inu dan Dogecoin kompak melompat di level yang sama, melesat 13 persen dalam skala harian pada Kamis (13/1/2022), memimpin kenaikan pasar kripto yang sebagian menghijau. Meski minggu lalu cryptocurrency sedang bearish atau mengalami pelemahan, karena Bitcoin yang merosot menjadi 41.000 dolar AS dalam beberapa hari. Setelah sebelumnya mencapai 48.000 dolar AS.

Puncak bearish terlihat pada Senin minggu lalu Bitcoin turun di bawah 40.000 dolar AS untuk pertama kalinya sejak September tahun lalu dalam pergerakan volatil lainnya. Namun setelahnya dalam hitungan jam raja kripto ini mulai mengalami kenaikan meski tidak terlalu signifikan sebesar 2.000 dolar AS. Bahkan Bitcoin terus merangkak menyentuh 44.000 dolar setelah AS mengumumkan angka inflasnsi dalam 40 tahun. Sempat melonjak di atas 44.000 dolar AS setelah adanya retracement singkat, kini BTC menyentuh menyentuh 44.250 dolar AS, menjadi label harga tertinggi sejak koreksi dimulai Rabu lalu.

Namun, sampai sekarang, aset tersebut gagal untuk tetap berada di garis itu dan hanya berdiri di bawahnya. Meski begitu, kapitalisasi pasarnya jauh di atas $800 miliar dan sekarang sebagian besar alcoint elah kembali berada di zona hijau. Sama halnya dengan Etherum yang merosot di bawah 3.000 dolar AS pada hari Senin lalu. Namun sekarang Etherum berdiri di atas 3.350 dolar AS setelah kenaikan 3 persen lainnya sejak kemarin. Binance Coin juga telah menambahkan persentase yang sama dengan berada di 480 dolar AS. Dengan keuntungan yang berasal dari Ripple, Polkadot, Avalanche, MATIC, Chainlink, dan CRO.

Sementara pada mata uang altcoint lainnya juga mengalami kenaikan dengan angka yang lebih baik. Seperti Solana melompat 6,48% , Cardano 10,58% dan Terra turut naik sebesar 8,95% per Kamis (13/1/2022). Dengan perolehan angka nilai ini para analis dan investor cenderung optimis, meski nanti kedepannya akan terjadi volatilitas masih akan terjadi dalam beberapa hari kedepan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.